Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jadwal Imunisasi Untuk Bayi Yang Baru Lahir

Halo Mama Figi sekalian?! Di artikel ini Figblog ingin sedikit mengulas mengenai jadwal imunisasi untuk bayi yang baru lahir.

Sebagaimana yang kita tahu, imunisasi adalah sebuah proses yang ditujukan agar si kecil memiliki kekebalan terhadap beberapa penyakit yang membahayakan dirinya. Kenapa hal ini penting? Sebab, bayi memang belum memiliki imunitas yang baik.

Bayi rentan terkena campak, flu, hingga polio. Influenze, contohnya. Bagi kita yang sudah dewasa, terkena influenza bukan masalah berarti. Namun bagi anak-anak, dampak influenza bisa berkali-lipat lebih serius.

Selain untuk mencegah datangnya penyakit kala si kecil belum dewasa, pemberian vaksin juga bisa melindungi anak di masa depannya lho. Sebab dalam banyak kasus, pemberian imunisasi memang wajib dilakukan saat seseorang masih kecil.

Jadwal Imunisasi Untuk Bayi Yang Baru Lahir

Kapan Jadwal Imunisasi untuk Bayi Baru Lahir?

Lalu kapan imunisasi bayi baru lahir dilakukan? Ternyata menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia, imunisasi bisa dilakukan langsung ketika bayi lahir dalam kurun waktu 1 hari. Hal ini berlaku untuk pemberian vaksin Hepatitis B. Begitu juga dengan vaksin polio dan Bacillus Calmette-Guerin untuk mencegah penyakit TB.

Pemberian vaksin-vaksin tersebut bervariasi dan dilakukan sesuai saran dokter hingga anak berusia 18 bulan. Supaya lebih jelas, coba Mama Figi simak artikel jadwal imunisasi bayi. Di artikel tersebut, sudah ada tabel pemberian vaksin hingga anak menginjak usia 18 bulan.

Jenis-jenis Pemberian Vaksin Saat Imunisasi untuk Bayi dan Manfaatnya

  1. Vaksin Hepatitis B adalah vaksin untuk mencegah infeksi akibat virus hepatitis B.  
  2. Vaksin Polio adalah vaksin untuk untuk mencegah polio. Sebagaimana yang kita tahu, polio dapat menyebabkan kelumpuhan pada otot yang bersifat fatal bagi manusia.
  3. Vaksin BCG untuk mencegah serangan penyakit tuberculosis akibat bakteri mycobacterium tuberculosis.
  4. Vaksin DPT adalah vaksin yang notabene merupakan perpaduan beberapa bahan dan digunakan untuk mencegah difteri, pertussis serta tetanus.
  5. Vaksin PCV adalah vaksin untuk mencegah radang paru atau pneumonia, radang selaput otak (meningitis), serta bakterimia atau infeksi darah.
  6. Vaksin rotavirus adalah vaksin yang digunakan untuk melindungi anak dari gastroenteritis.
  7. Vaksin influenza atau flue adalah vaksin untuk mencegah penyakit flu yang bisa membahayakan anak.
  8. Vaksin MR/MMR adalah vaksin untuk mencegah gondongan, Rubella, serta Campak.
  9. Vaksin Japanese encephalitis (JE) adalah vaksin untuk mencegah radang otak.
  10. Vaksin Varisela adalah vaksin untuk mencegah cacar air atau dalam Bahasa Inggris disebut chickenpox.
  11. Vaksin hepatitis A adalah vaksin untuk memproteksi hati (liver) dari peradangan akibat virus hepatitis A.
  12. Vaksin tifoid polisakarida adalah vaksin yang diberikan untuk menghindarkan anak dari tifus.
  13. Vaksin HPV adalah vaksin untuk mencegah serangan virus Human Papillomavirus (HPV).

Yuk Tertib Ikuti Jadwal Imunisasi untuk Bayi Sesuai Anjuran Dokter!

Pemberian vaksin untuk bayi merupakan hal yang vital dan perlu diusahakan Mama dan Papa sekalian. Dalam sejarahnya, imunisasi mampu mencegah berbagai penyakit yang bisa merusak kualitas hidup seseorang.

Misalnya saja penyakit polio. Sejak ditemukan vaksin untuk penyakit tersebut, jumlah penderita polio menurun drastis. Kelumpuhan akibat virus polio pun bisa dicegah sehingga generasi muda bisa lebih produktif dan bahagia menikmati kehidupannya.

Jadi, yuk vaksin buah hati! Ikuti dengan tertib ya jadwal imunisasi untuk bayi yang direkomendasikan dokter. Imunisasi juga bisa dilakukan gratis atau tanpa biaya lho. Sebab negara sudah menanggungnya dalam skema BPJS. 

Posting Komentar untuk "Jadwal Imunisasi Untuk Bayi Yang Baru Lahir"