Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ini lho 7 Solusi Anak Introvert Biar Mereka Lebih Bahagia

Apa saja solusi anak introvert yang bisa diambil orangtua? Eits, jangan langsung marah-marah dan merendahkan anak ya. Ikuti ketujuh hal ini supaya buah hati kamu tidak terjerumus dalam kesedihan.

Introvert adalah satu dari 3 jenis kepribadian yang ada di muka bumi ini. Dua kepribadian lainnya adalah ekstrovert yang dicirikan dengan sikap terbuka, dan ambivert yang dicirikan dengan sikap moderate (pertengahan).

Solusi Anak Introvert

Sikap introvert sendiri ditandai dengan karakter tertutup, cenderung penyendiri, kurang suka basa-basi, dan tak bersemangat menghabiskan waktu dengan orang lain. Bagi orangtua, kala mendapati anaknya yang introvert, sering terjadi kesalahpahaman yang besar. Acap kali, si anak akan merasa sangat rendah karena orangtua tidak memahami sikap mereka.

Karena itulah, di kesempatan ini, Figi akan membagikan beberapa sikap yang idealnya diambil orangtua ketika memiliki anak yang berwatak penyendiri tersebut.

7 Solusi Anak Introvert yang Bisa Dilakukan Orangtua

1. Jangan Menghina dan Membandingkan Anak

Stop! Jangan menghina dan juga membanding-bandingkan anak dengan yang lain! Kita harus menerima anak sebagaimana adanya. Kalaupun kita ingin anak berubah menjadi lebih sosial, kita tidak boleh melakukannya dengan cara negatif.

Ketika orangtua menekan anak secara negatif, yang terjadi anak justru akan semakin stress. Padahal tanpa ditekan orangtua pun, anak-anak yang introvert biasanya sudah tertekan oleh lingkungannya. 

Jadi, daripada mematahkan semangat anak, kita perlu meninggikan mentalnya dulu. Buat anak lebih percaya diri dengan memberikan kata-kata yang baik.

2. Pahami bahwa Introvert Bukan Kekurangan

Masyarakat cenderung memandang sifat introvert sebagai sifat yang buruk. Padahal, baik introvert ataupun ekstrovert memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Kelebihan sikap introvert antara lain adalah karakter yang lebih tenang, setia, dan pandai mengobservasi. Mereka yang introvert biasanya juga memiliki sudut pandang yang lain daripada yang lain.

Jadi, daripada kita melihat introvert sebagai sesuatu yang negatif saja, sebaiknya kita mulai memandangnya dari aspek yang positif juga. Tanpa itu, kita tak akan punya solusi anak introvert yang berbahagia.

3. Bicara dari Hati ke Hati dengan Anak

Luangkan waktu dengan anak. Bicaralah dari hati ke hati bila anak tampak menjauh dari kita.

Anak mungkin sedang memasuki dunianya tersendiri. Bila kita tidak proaktif mendekatinya bisa-bisa ia merasa tidak punya siapapun di muka bumi ini.

4. Temukan Passion Anak dan Bantu Asah Bakatnya

Setiap anak pasti memiliki bakat dan passion. Sebagai orangtua, kita punya tanggung jawab membantu mengasah kedua hal tersebut. 

Apalagi bagi seorang anak yang introvert, hal ini pastilah sangat penting. Sebab ia mungkin memiliki lebih banyak waktu luang karena malas bermain dengan teman-temannya.

5. Dorong Anak Keluar Zona Nyaman

Beberapa anak introvert cenderung mengurung diri dan menjadi sangat anti sosial. Sebagai solusi anak introvert yang demikian, kita perlu mendorong anak keluar dari zona nyaman.

Misalnya, dengan membujuk anak ikut ekskul, ke acara keluarga, dan lain sejenisnya. Namun agar anak tidak salah paham, kita perlu bicara dari hati ke hati dulu. Pahamkanlah pada anak bahwa mereka perlu mencoba hal-hal yang baru dan tak perlu takut akan hal tersebut. 

6. Lebih Peka

Anak introvert umumnya lebih peka daripada anak ekstrovert. Pasalnya, komunikasi verbal mereka biasanya kurang begitu bagus, sehingga mereka mengompensasinya dengan jenis komunikasi yang lain. 

Misal, anak introvert idak akan bertanya pada kawannya tentang masakan favoritnya. Namun ia akan memperhatikan kawannya tersebut sehingga mereka bisa mengira-ira jenis masakan yang disukai kawannya.

Sebagai orangtua, Mama dan Papa sebaiknya tidak boleh kalah peka dibanding buah hati. Jadi anak akan merasa lebih nyaman ketika berkomunikasi.

7. Cari Tahu Apakah Anak Dibully

Hah? Solusi anak introvert adalah dengan menyelidiki kasus bullying? 

Ya, tidak salah. Sebab anak introvert rentan dirundung di sekolah. Bila perundungan tersebut dibiarkan, masalah anak akan semakin membesar. Ia akan malas belajar, trauma bersosialisasi, atau malah melakukan kenakalan-kenakalan yang merugikan dirinya sendiri.

Sebagai orangtua, kita perlu aktif menanyakan kondisi anak di sekolah. Kita bisa bertanya pada anak langsung, pada gurunya, dan juga pada teman anak yang bisa dipercaya.

Bila anak mengalami perundungan, segera ambil tindakan dengan meminta bantuan guru, mendukung anak, dan bila sudah demikian sulit, memindahkan anak ke sekolah yang lain.

Segera Ikuti Solusi Anak Introvert di Atas!

Bila Mama dan Papa punya buah hati yang berwatak seperti ini, sekali lagi, berhentilah jadi orangtua yang toksik. Tugas orangtua adalah membantu anaknya keluar dari masalah. Jadi, kita perlu menunjukkan sikap yang supportif dan bila perlu solutif bagi masalah yang dihadapi. 

Posting Komentar untuk "Ini lho 7 Solusi Anak Introvert Biar Mereka Lebih Bahagia"