Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Gluten Free adalah Trend yang Sedang Naik Daun! Yuk Kenali Bersama

Halo Mama dan Papa Fihi sekalian! Di kesempatan ini, Figblog akan membahas mengenai gluten free. Istilah tersebut memang belum populer di Indonesia. Namun di luar negeri, telah banyak orang yang mencoba menerapkan gaya hidup tanpa gluten.

Gluten Free adalah

Dan karenanya, kemungkinan besar trend kesehatan ini pun akan sampai pula di Indonesia. Maka dari itulah, Figi akan membantu Mama dan Papa sekalian untuk memahami hal ini dengan cara yang sederhana dan mudah dimengerti. Apalagi gaya hidup ini pun bisa diterapkan untuk keluarga tercinta.

Apa itu Gluten Free (GF)?

Gluten Free adalah suatu istilah yang merujuk pada tidak adanya kandungan gluten pada sebuah produk atau pada menu diet seseorang. Secara literal, istilah tersebut bisa diterjemahkan menjadi “bebas gluten.”

Beberapa brand telah menggunakan sematan GF, terutama produk luar negeri. Misalnya saja produk seperti oat, cokelat, dan cookies. Selain GF, kadangkala digunakan juga istilah rendah gluten. Misalnya saja brand mie Lemonilo yang pada kemasannya menekankan pada kandungan bahan tersebut yang rendah.

Apa itu Gluten? Seperti Apa Wujudnya?

Menurut medicalnews.today, gluten adalah suatu jenis protein yang terdapat pada beberapa biji tanaman serealia. Secara khusus, protein tersebut termasuk dalam kelompok protein yang disimpan untuk bekal biji berkecambah. 

Berdasarkan tipenya sendiri, sebenarnya zat ini terdiri atas:

  1. Prolamin
  2. Glutelin

Dampak Gluten bagi Kesehatan

Baik glutelin ataupun prolamin ternyata bisa menyebabkan reaksi inflamasi (semacam iritasi) pada beberapa orang yang memiliki alergi sehingga cenderung dihindari. Misalnya saja pada mereka yang punya penyakit autoimun seperti seliak (celiac disease).

Memaksakan mengonsumsi roti bergandum akan membuat mereka kembung, diare, hingga muntah-muntah. Atau, kadang efeknya memang tidak bisa dilihat saat itu juga. Namun setelah beberapa waktu, dampaknya akan mulai terasa dengan terganggunya sistem pencernaan. 

Alhasil, seseorang bisa menjadi sangat kurus sebab saluran pencernaannya tak bisa menyerap gizi dengan baik. Di sinilah pentingnya menu makanan gluten free.

Pada anak-anak yang menderita autoimun atau alergi pada bahan ini, konsumsi makanan mengandung protein tersebut juga akan menghambat perkembangannya. Baik fisik ataupun mental anak bisa terhambat secara signifikan. 

Baca: Resep Masak Ikan Tanpa Digoreng dan Dibakar

Makanan-makanan yang Mengandung Gluten

Seperti disebut di atas, zat ini banyak terdapat pada biji tanaman serealia. Namun tentu saja tak semua tanaman serealia mengandung glutelin ataupun prolamin. Umumnya, yang mengandung zat tersebut adalah:

  1. Tepung terigu
  2. Barley (jelai)
  3. Spelt (gandum kuno tinggi protein
  4. Oat
  5. Tepung rye
  6. Dan berbagai jenis gandum atau terigu lainnya

Makanan yang Tidak Mengandung Gluten (Gluten Free)

Selain serealia yang disebut di atas, yang lain pada dasarnya bersifat GF. Beberapa contohnya adalah:

  1. Tepung beras
  2. Tepung jagung
  3. Singkong
  4. Kentang
  5. Kedelai

Di luar itu, buah-buahan, sayuran, ikan, ayam, daging sapi, telur, tapai, dan lainnya tidak mengandung gluten sama sekali. Jadi, Anda tak perlu khawatir untuk mengonsumsi makanan-makanan tersebut.

Namun demikian, untuk makanan sintetis, kita harus hati-hati. Contohnya saja es krim. Kita tak tahu apakah yang membuat es krim tersebut menggunakan tepung GF atau tidak. 

Keuntungan Diet Gluten Free

Pengaturan pola dan menu makanan memang harus dilakukan supaya kita sehat. Dan karena hal itu, tak sedikit di antara kita yang ingin menerapkan diet GF. Apalagi, dari sumber-sumber situs kesehatanpun menyebutkan bahwa ada banyak keuntungan menerapkan pola makan GF.

Khusus buat mereka yang memang alergi pada prolamin dan glutelin, tentu saja diet GF akan membantu menurunkan inflamasi pada tubuh. Sedangkan bagi mereka yang tidak memiliki alergi atau penyakit autoimun, diet ini pun tidak memberikan dampak buruk.

Bagaimana Bisa Tahu Kita Alergi Gluten atau Tidak?

Idealnya, kita harus ke dokter untuk melakukan tes reaksi alergi terhadap bahan makanan ini. Namun sebelum itu dilakukan, kita juga boleh menduganya dengan memerhatikan kondisi diri.

Misalnya, perhatikanlah apa yang terjadi pada perut Mama dan Papa selepas makan roti-rotian. Bila Mama dan Papa hampir selalu merasa sakit setelahnya, ada kemungkinan Mama dan Papa punya alergi pada bahan tersebut, atau malah punya celiac disease dan penyakit sejenis.

Menu Makanan Gluten Free

Pola makan atau menu diet GF sebenarnya sangat sederhana. Pertama, Anda harus pantang pada semua makanan yang mengandung terigu dan serelia yang mengandung protein ini. Kedua, sebaiknya cari produk dengan label GF. 

Sebab seperti disebutkan sebelumnya, kita tak tahu kandungan yang dipakai pada sebuah produk sintetis. Tanpa label GF, tidak ada suatu jaminan akan bebasnya makanan tersebut dari prolamin atau glutelin.

Figi sendiri telah menerapkan pola makan GF untuk ibunda tercinta. Selain GF, Figi pun mengombinasikannya dengan menu diet kaya omega 3 dan buah-buahan anti inflamasi. 

Bila Mama dan Papa tertarik, silahkan baca artikel Figi di “Menu Makanan Gluten Free dan Kaya Omega 3 untuk 1 Minggu.” 

FAQ Seputar Makanan

1. Jadi Tidak Bisa Makan Kue dan Oats, dong?

Eits, Anda masih tetap bisa lho makan oats ataupun kue. Namun ada syaratnya. Pastikanlah bahwa kedua makanan itu tidak dibuat dari bahan yang mengandung gluten.

Untuk kue, pilihan kita sebenarnya sangat banyak. Sebab di negara kita, ada beragam kue tradisional yang umumnya menggunakan tepung beras, singkong, atau ketan. Selain itu, Mama dan Papa pun bisa membuat kue sendiri yang bebas gluten. Coba, ikuti saja step by step Resep Membuat Roti Gluten Free Pakai Teflon.

Adapun untuk oat, Mama dan Papa sebaiknya memilih oat yang ada keterangan bebas glutennya. Jangan khawatir, sudah cukup banyak kok produk oat yang tidak mengandung zat ini.

2. Apakah Coklat Mengandung Gluten?

Sebenarnya tidak. Namun sayangnya, dalam pembuatan coklat, kadang digunakan bahan-bahan mengandung gluten.

Jadi buat Mama dan Papa yang suka coklat, sebaiknya belilah coklat dengan label GF atau yang 100% dark chocolate. Akan lebih baik lagi bila kita bertanya langsung ke manufakturnya mengenai apakah coklat yang tidak 100% dark mengandung protein inflamator tersebut atau tidak.

Baca juga: 8 Jenis Oleh-oleh Makanan Terbaik untuk Mertua

3. Apakah Mie Instan Gluten Free?

Kebanyakan tidak. Mie instan umumnya terbuat dari gandum atau tepung terigu. Alhasil, sifatnya pun jelas mengandung gluten dalam kadar yang cukup tinggi. 

Bila Anda ingin makan mie yang GF, sebaiknya pilih mie beras atau jagung. Atau, pilihlah prpduk mi yang sekiranya punya label GF di kemasannya.

Nah, kurang lebih itulah informasi yang bisa kami sampaikan. Semoga informasi berbentuk FAQ gluten free ini memberikan manfaat ya untuk keluarga Figi Indonesia sekalian.

Baca juga: Resep Buat Gurame Asam Pedas

Catatan: Artikel ini disusun berdasarkan sumber-sumber situs kesehatan terpercaya. Referensi yang Figblog gunakan adalah:

Posting Komentar untuk "Gluten Free adalah Trend yang Sedang Naik Daun! Yuk Kenali Bersama"