Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Terungkap Sudah 5 Alasan Kenapa Istri Jadi Gendut Setelah Menikah

Istri jadi gendut setelah menikah? Padahal sebelumnya ia punya tubuh tinggi semampai bak gitar spanyol?! Ups, daripada langsung marah-marah, sebaiknya baca 5 penyebabnya di bawah ini. Sebab belum tentu kegendutan istri adalah salahnya sendiri.

Ya, coba Papa tarik nafas yang dalam dulu. Duduk yang tenang sebelum menyindir atau memarahi Mama karena berat badannya yang naik tajam. 

Dan buat Mama, cobalah jangan langsung menyalahkan diri sendiri. Simak 5 faktor di bawah ini yang diduga menjadi penyebab utama kenaikan berat badan para istri pasca melepaskan status lajangnya.

Alasan Kenapa Istri Jadi Gendut Setelah Menikah

5 Alasan Istri Jadi Gendut Setelah Menikah

1. KB

KB adalah alasan yang paling umum diutarakan ketika perempuan ditanya apa yang membuat tubuhnya gemuk setelah menikah. Beberapa KB memang terbukti menyebabkan fenomena obesitas pada perempuan. 

Jadi, sebelum memilih, ada baiknya tanya dulu ke dokter mengenai efek samping tiap metode kontrasepsi. Jangan sampai menyesal di kemudian hari.

Baca juga: 10 Pekerjaan untuk Ibu Rumah Tangga dengan Gaji Lumayan

2. Terlalu Sibuk Mengurus Keluarga

Ketika seorang istri menikah, seringkali perhatiannya tersita untuk mengurus keluarganya. Alhasil, ia jadi lupa dengan dirinya sendiri. 

Coba Papa bayangkan. Mama harus bangun jam 5 pagi untuk masak. Setelah itu, ia harus mengurus si kecil. Kemudian, ia harus menyapu, mencuci, dan lain sebagainya.

Perhatian Mama secara keseluruhan tersedot untuk melakukan aktivitas melelahkan itu. Ia pun jadi abai dengan penampilannya. Sebab yang ada di pikiran Mama, yang penting rumah bersih dan keluarganya sudah makan.

Tips buat Papa: yuk bantu kerjaan Mama biar Mama punya waktu untuk perawatan!

3. Pola Makan Tak Teratur

Alasan ketiga kenapa istri jadi gendut setelah menikah biasanya disebabkan pola makan yang tidak teratur. Umumnya, ini terjadi saat Mama baru pertama kali punya anak.

Di saat-saat tersebut, Mama harus siaga mengurus si kecil yang bisa bangun sewaktu-waktu. Kadang dedek bayi bangun saat tengah malam, dan malah tidur nyenyak ketika matahari mulai terbit.

Pola yang tidak teratur ini sebenarnya bisa disetel. Namun karena Mama masih newbie, jadinya ya malah ikutan dedek bayi.

Alhasil, pola hidup Mama jadi tak teratur. Kalau dedek bayi aktif di malam hari, Mama pun kadang nyemil atau malah makan agar tidak ngantuk. 

Mama juga tak begitu peduli lagi dengan kelangsingan tubuhnya. Sebab, yang ia prioritaskan adalah tubuhnya yang sehat agar bisa memberikan asi.

Hal-hal seperti inilah yang akhirnya membuat tubuh Mama jadi melar. Buat para Papa, sebaiknya kita maklumi dulu kondisi itu. Lagipula, justru tidak bagus kalau Mama memilih diet padahal sedang menyusui.

4. Stress

Stress juga bisa menyebabkan seseorang jadi gemuk. Loh, kok bisa? Bukannya orang yang stres harusnya kurus?

Well, tidak selalu. Kadang-kadang orang yang sedang tertekan memilih menekan masalahnya dengan nyemil. Mereka akan makan, makan, dan makan terus agar tidak teringat dengan tekanan yang dihadapinya. Yah, ibaratnya, ada orang yang minum alkohol ketika sedang stress, merokok agar tidak pusing, dan sejenisnya.  

Nah kalau Mama mengalami ini, sebaiknya solusi segera dicari. Papa juga semestinya membantu, bukan malah semakin menekan Mama. Misalnya, bila sumber stresnya Mama adalah kegalakan mertua, coba Papa minta agar orangtuanya tidak galak lagi ke Mama.

5. Merasa Sudah “Laku”

Alasan lain kenapa istri jadi gendut setelah menikah adalah karena ia merasa sudah “laku.” Hihi. Alasan terakhir ini bisa dibilang yang paling beda dari alasan lainnya. Namun, di lapangan memang tak sedikit perempuan yang jadi malas merawat diri mentang-mentang sudah menikah.

Padahal, mindset seperti ini sama sekali tidak baik. Menikah bukanlah alasan untuk tidak merawat diri. Menikah justru harusnya menjadi alasan supaya Mama lebih rajin merawat diri. Tujuannya tentu agar hubungan dalam rumah tangga semakin mesra.

Coba Mama pikir, apa Mama mau kalau setelah menikah, Papa tiba-tiba malas kerja? Tidak mau, kan? Makanya, Mama pun harus tetap menunjukkan yang terbaik untuk Papa.

Baca juga: 7 Cara Move on Sebelum Nikah

Apa yang Harus Dilakukan Setelah Membaca Alasan Istri Jadi Gendut Setelah Menikah?

Buat Mama, kondisi badan yang gendut tidak seharusnya membuat kita langsung insecure. Kadang kala, keadaanlah yang menjadikan tubuh kita tak lagi proporsional. Kalaupun kita ingin kembali langsing dan singset, cobalah membicarakan ini dengan Papa. Jangan sampai Mama memilih melakukan diet yang membahayakan. 

Buat Papa, maklumilah bila istri jadi gendut setelah menikah. Bila Papa tak berkenan, daripada mengomel, sebaiknya bantulah Mama. Sebab seringkali alasan kegemukan istri adalah karena faktor keadaan. Misalnya saja KB. Kenapa Papa tak mencoba saja yang memilih KB supaya badan Mama tetap singset?

Semoga artikel ini bermanfaat ya. Baca juga berbagai artikel tentang tips keluarga lainnya di Figblog.info. 

Posting Komentar untuk "Terungkap Sudah 5 Alasan Kenapa Istri Jadi Gendut Setelah Menikah"