Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bolehkah Istri Mengecat Rambut? Apa Sebaiknya Suami Mengizinkan?

Halo Mama dan Papa Indonesia?! Kadang-kadang, Figi dapat pertanyaan unik lho dari para pembacanya. Salah satunya ada yang bertanya, “Bolehkah istri mengecat rambut? Apakah sebaiknya suami mengizinkan?”

Di Indonesia, rambut yang dicat (kecuali dengan warna hitam) memang sering dianggap tidak baik. Perempuan atau lelaki yang mengecat rambunya akan dicap sebagai orang yang sok gaya, cewek dan cowok nakal, sampai kurang beriman. Beberapa warna tertentu seperti biru dan hijau juga dianggap membuat seseorang terlihat norak.

Padahal orang yang ingin mengecat rambutnya, semata-mata melakukannya untuk menunjang penampilannya. Mungkin, yang bersangkutan ingin terlihat bak peri-peri dengan rambut abu-abu. Atau, malah ingin terlihat menggoda dengan rambut warna coklat, pirang, dan merah.

Lagipula, menurut agama sebenarnya sah saja bagi istri untuk mewarnai rambutnya, kecuali dengan warna hitam. Dan meski sering dipersepsi buruk, namun ada beberapa poin plus untuk pengecatan rambut lho.

Bolehkah Istri Mengecat Rambut?

Coba deh Papa pertimbangkan poin plus minus mewarnai rambut di bawah ini dulu.

Baca juga: Solusi Anak Suka Berkata Kasar

+ Poin Plus Mengizinkan Istri Mengecat Rambut

  1. Istri jadi bahagia karena keinginannya dituruti. Alhasil, rumah tangga Papa dan mama pun akan lebih harmonis. 
  2. Istri jadi terlihat lebih cantik. Beberapa warna rambut, baik itu coklat, pirang, atau kemerahan bisa jadi sangat cocok lho untuk istri Papa. Nah, kalau istri jadi terlihat semakin cantik, siapa yang paling beruntung kecuali suaminya?
  3. Hubungan suami istri bisa jadi lebih asyik, sebab penampilan istri yang berbeda dari biasanya.

- Poin Negatif Mengizinkan Istri Mengecat Rambut

  1. Tak semua cat rambut aman digunakan. Bila Papa bermaksud membolehkan istri untuk mewarnai rambutnya, sebaiknya minta ia untuk menggunakan produk yang aman.
  2. Bisa membuat anak meniru istri. Padahal bila anak masih sekolah, ia belum dibolehkan mewarnai rambutnya.

Jadi Gimaan? Diizinkan Tidak?

Dalam hubungan rumah tangga, apapun yang dilakukan pasangan seharusnya memang didiskusikan. Begitupun saat Mama hendak mewarnai rambutnya. Sebab, hal seperti ini di Indonesia masih kontroversial.

Masih banyak orang yang menganggap perempuan yang rambutnya dicat adalah perempuan nakal. Oleh karena itu, ada baiknya Mama minta pendapat dan izin dari suami.

Nah, buat para suami, silahkan saja ambil keputusan Anda sambil berdiskusi dengan istri. Ingat, mengizinkan istri mengecat rambut bukan hal yang salah di mata agama. Meski dipersepsi buruk di masyarakat, namun hal ini pun membawa beberapa poin positif tersendiri.

Kalau Figi sih secara pribadi akan membolehkan istri mewarnai rambutnya asal tidak melanggar aturan di kantornya bila ia bekerja. Namun dengan catatan bahwa cat yang dipakai aman. Selain itu, Mama juga harus memberikan pengertian buat anaknya agar jangan dulu meniru melakukan itu. 

Baca juga: Terungkap Alasan Istri Gendut Setelah Menikah

Semoga jawaban dan saran dari Figblog bermanfaat.

Posting Komentar untuk "Bolehkah Istri Mengecat Rambut? Apa Sebaiknya Suami Mengizinkan?"