Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Rupanya Ini 5 Solusi Cerdas dan Bijak Hadapi Tetangga Tidak Suka Kucing

Sebagai pencinta kucing, salah satu tantangan terbesar yang kerap harus kita hadapi adalah tetangga tidak suka kucing. Yap... kenapa Figi sebut tantangan terbesar? Sebab, kucing kita bisa mengalami nasib tragis apabila kita memiliki tetangga seperti itu. 

Bukan sekali Figi mendapati kitty cantik saya terluka parah akibat tetangga Figi. Ada yang langsung mengaku, namun ada juga yang tidak. Yang langsung mengaku pun rasanya "sumbang" sekali pengakuannya. Sebab dia mengaku memukul kitten sambil marah-marah. 

Solusi Ketika Tetangga Tidak Suka Kucing

Figi yakin pengalaman ini bukan pengalaman yang jarang dialami para pemilik kucing di Indonesia. Kesadaran akan "perikehewanan" kita masih sangat rendah, meski sebetulnya kucing adalah hewan kesayangan nabi besar agama Islam. 


Di forum-forum pencinta kitty pun Figi mendapati keluhan-keluhan serupa. Awal-awal, Figi juga ikut euforia berkeluh kesah atas ulah tetangga yang lumayan sadis. Tapi kemudian Figi berpikir bahwa mengeluh sama sekali tidak membawa solusi. Daripada pusing-pusing, ya mending kita pikirkan jalan keluarnya. 

Solusi Menghadapi Tetangga Tidak Suka Kucing

1. Pastikan Hubungan Kita dan Tetangga Baik!

Yap. Pastikan hubungan kita dan tetangga baik. Mengalahlah demi hewan peliharaan kesayangan kita. Sebab kalau kita tidak membina hubungan yang baik, bisa-bisa si tetangga tidak segan-segan memukuli bahkan membunuh kucing kita.

Bisa juga si tetangga sengaja melampiaskan kemarahannya pada si mpus. Kejadian ini alhamdulillah belum pernah Figi alami. Justru setelah Figi pikir-pikir, so far Figi bisa menjaga hubungan yang baik kepada tetangga. 

Jadi, ketika yang bersangkutan marah-marah dan mengaku memukul kucingFigi pun ia menjelaskan bahwa ia "menahan diri." Dia pernah bilang ke Figi, "Kalau bukan kucing kamu sudah aku bunuh lho, Mbak." Duh... hem. Jadi ya, mengalahlah demi hewan kesayangan kita itu.

2. Jangan Sampai Kucing Kelaparan

Kucing masih memiliki insting liar yang lebih besar dibanding anjing. Ketika mereka kelaparan, insting itu akan lebih aktif yang membuatnya bisa melakukan:
  • Mencuri lauk
  • Memangsa burung peliharaan
  • Memangsa ikan dan hewan peliharaan lainnya
Ada satu tetangga Figi yang sebetulnya tidak masuk dalam kategori tetangga tidak suka kucing. Ketimbang membenci, ia justru lumayan suka dengan "Molen" kitten Figi yang masih kecil. Tapi suatu kali ia marah ke Molen karena Molen memakan burung peliharaannya. 

Saat itu si Molen memang tidak menerkam burung peliharaan tetangga gara-gara ia kelaparan. Ia hanya "iseng" saja, toh burungya tidak dimakan (hanya diserang). Tapi kalau keisengannya saja bisa membuatnya "liar" begitu apalagi kalau ia sangat lapar? Pastikan kucing peliharaan kita kenyang ya.

3. Kalau Kucing Memang Salah, Kita Harus Siap Tanggung Jawab

Nah ini. Kita ini ibaratnya orangtua si kitty. Jadi kalau kucing kita salah ya mestinya kita harus tanggung jawab. Kalau si kucing nyuri lauk, kita ganti lauk tetangga kita. Kalau dia ngerusakin barang, ya kita ganti. 

Dan kalau ia memangsa burung atau hewan peliharaan tetangga, ya kita harus wajib minta maaf sambil mengganti kalau memang si tetangga mau ganti hewan peliharaan lain. Pastikan juga si kitty punya perlaku yang baik. 

4. Rawat Kucing dengan Baik

Setelah sekian lama Figi amati, banyak tetangga tidak suka kucing karena mereka merasa jijik dengan hewan tersebut. Menurut bayangan mereka, kucing itu jorok dan menjijikkan. 

Nah, sebagai pemilik hewan ini, ubahlah persepsi tersebut dengan senantiasa merawat hewan peliharaan kita. Eh, merawat kucing tidak perlu mahal-mahal lho. Cukup pastikan ia dimandikan secara teratur. Kalau Figi sih biasa memandikan si kucing dengan shampoo anak-anak.

5. Sediakan Tempat Pup (Buang Kotoran) ya

Salah satu kebiasaan kucing yang paling dibenci tetangga adalah masalah buang kotoran. Kucing Figi sih biasa buang air besar dan kecil di tempat yang Figi sediakan. Tapi, kucing milik salah satu tetangga yang lain rupanya tidak memiliki tempat itu. 

Jadi si kitty suka berak sembarangan termasuk di rumah dan halaman orang lain. Padahal, tau sendiri lah ya... bau pup dan kencing kucing sama sekali bukan bau sedap. 


Nah, kira-kira itu beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan untuk menghadapi tetangga tidak suka kucing. Sebagai pemilik hewan lucu ini, kita juga perlu instropeksi dan jadi pemilik yang bertanggung jawab. 

Posting Komentar untuk "Rupanya Ini 5 Solusi Cerdas dan Bijak Hadapi Tetangga Tidak Suka Kucing"