Kenapa Anak Usia 3 Tahun Belum Bisa Bicara? Apa karena ADHD ya?

Halo Mama dan Papa Figi! Figblog mau cerita sesuatu hari ini. Jadi, salah seorang saudara Figi, memiliki anak usia 3 tahun belum bisa bicara. 

Anak Usia 3 Tahun Belum Bisa Bicara

Kita sebut saja si adek tersebut sebagai adek Rizky. Rizky kecil sangatlah aktif. Ia suka bermain dan pembawaan dirinya juga sangat ceria. 

Tapi hingga tiga tahun terlewati, ia tak juga bisa mengucapkan satu kata yang bermakna. Bunyi-bunyian yang keluar dari mulut mungilnya adalah bunyi-bunyian yang tidak jelas. 

Bunda Rizky akhirya membawa si kecil ke puskesmas setelah mendengar dari budhenya kalau ada terapi wicara di sebuah rumah sakit. Pihak puskesmas ternyata sangat kooperatif. Mereka bukan hanya memberika rujukan ke rumah sakit daerah, tapi ke rumah sakit pusat di Yogyakarta (RS Sardjito). 

Usut punya usut, Rizky didiagnosis ADHD. Pihak rumah sakit pun menetapkan jadwal khusus untuk Rizky dan setelah beberapa kali terapi, ia mulai bisa bicara dengan terpatah-patah.

Nah, Figblog sih yakin kalau ada banyak Rizky-rizky lain di luar sana. Banyak juga Bunda-bunda yang kebingungan dibuatnya.

Tapi, secara umum, Figblog berani mengatakan bahwa kondisi belum dapat berbicara hingga usia 2 atau 3 tahun adalah kondisi yang bisa diatasi. Kemungkinan penyebabnya juga beragam kok, 5 di antaranya akan Figi jabarkan di bawah ini.

5 Penyebab Kenapa Anak Usia 3 Tahun Belum Bisa Bicara

1. Memang Perkembangan Bicara Anak Lambat

Setiap anak dilahirkan dengan bakat dan keterbatasan masing-masing. Ada anak yang pandai menyanyi, melukis, hingga matematika. Jadi, Mama dan Papa jangan langsung berpikir buruk saat si kecil belum juga bisa bicara di usia 2 ataupun 3 tahun.

Mungkin, kemampuan verbal anak memang tidak pesat berkembang seperti kemampuan motoriknya. Dan itu normal sekali. Yang perlu dilakukan cuma kesabaran dan ketelatenan untuk mengajari anak bicara terus-menerus.

Ajak saja anak untuk menyanyi, menyebut benda yang dipegangnya, dan memanggil seseorang dengan sapaan yang tepat. Dengan latihan yang tidak membuat si kecil stres, lama-lama buah hati pasti bisa bicara.

2. ADHD 

Dalam kasus tertentu, bisa jadi anak mengidap Attention Deficit Hyperactive Disorder. Yap, seperti yang Figblog ceritakan di atas tentang Rizky sebagai contoh anak usia 3 tahun belum bisa bicara. Tapi, dari yang Figi lihat sendiri, anak-anak ADHD bukan cuma terlambat bicara. Mereka juga punya ciri-ciri khusus lainnya.

Rizky, misalnya, memiliki perilaku yang sangat aktif. Lari kesana-kemari, lempar ini itu, sampai menjerit-jerit ketika keinginannya tidak terturuti. Ia pun memiliki perhatian yang kurang. Pembawaannya memang ceria, namun jarang sekali kontak mata dengan orang lain. 

Nah, bila tidak ada tanda-tanda hiperaktivitas atau kurang perhatian, Mama dan Papa jangan langsung menganggap buah hati ADHD ya. Bisa jadi si kecil cuma terlambat bicara karena alasan yang dijelaskan di poin 1 saja.

3. Kurangnya Latihan dari Orangtua

Figi tahu banget bahwa saat ini, orangtua memiliki tuntutan besar dalam segala aspek. Di satu sisi, orangtua harus menyediakan finansial untuk kebutuhan anak. Tapi di sisi lain, ada buah hati yang harus ditunggui.

Seringkali, Mama dan Papa yang capek bekerja tidak bisa mengajari anak secara intens. Baby sitter yang diminta mengasuh juga ternyata cuma menunggu anak main-main tanpa mengajarinya. 

Hal inilah yang penyebab anak usia 3 tahun belum bisa bicara di kota-kota besar. Sebab agar bisa berkembang, kemampuan bicara memang harus dilatih. Bila tidak dilatih, maka si kecil pun tak bisa mengucapkan kata-kata dengan tepat. Paling banter, ia hanya akan menggumam tidak jelas menirukan orang lain yang ia dengar tapi tak paham artinya.

4. Keterlambatan Mental

Kondisi keterlambatan mental merupakan alasan lain kenapa anak usia 3 tahun belum bisa bicara. Keterlambatan mental sendiri memiliki beberapa variasi. Ada yang tinggi, sedang, dan juga rendah. Ada tes yang bisa dipakai untuk menentukan hal ini.

Nah, bila si kecil terlambat bicara karena hal ini, sebaiknya Mama dan Papa berkonsultasi ke dokter yang tepat. Sebab untuk anak-anak spesial seperti ini, diperlukan penanganan yang juga khusus. Mereka perlu diajari dengan cara-cara tertentu yang berbeda dari anak yang kondisinya juga berbeda.

5. Autisme

Autisme seperti dikutip dari healthline.com juga bisa menjadi penyebab kenapa anak usia 3 tahun belum bisa bicara. Autisme adalah sebuah disorder sebagaimana ADHD. Hanya saja, bila ADHD bercirikan hiperaktivitas yang tinggi dan kesulitan berkonsentrasi, autisme bercirikan kesulitan komunikasi dengan orang lain.

Autisme sendiri berspektrum. Ada anak yang autismenya tinggi, sedang, hingga rendah. Jadi, Mama dan Papa bisa saja memiliki anak yang kelihatannya “cuma pendiam” padahal punya autisme rendah.

Eits, tapi jangan takut dulu ya. Bila memang Mama dan Papa khawatir si kecil punya autis, segeralah konsultasi ke dokter. Supaya, ia mendapatkan penanganan yang baik.

Penutup

Kondisi anak 3 tahun belum bisa bicara bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Ada yang karena perkembangan anak dalam hal bahasa lambat, namun ada juga yang karena faktor disorder seperti ADHD dan autisme.

Mama dan Papa sebaiknya tidak perlu panik ketika menghadapi ini. Supaya anak bisa segera bicara, akan lebih baik bila kita konsutasi ke dokter saja. Jadi, si kecil bisa mendapatkan penanganan tepat sesuai kondisi dirinya.

Previous Post
Next Post

0 Comments: